MANTA Coin Merah: Nasib Kripto di Tengah Zona Parkir?
Manta Network, sebuah blockchain modular yang dirancang khusus untuk aplikasi berbasis zero-knowledge (ZK), terus menunjukkan komitmennya terhadap inovasi dan pertumbuhan ekosistem kripto. Hal ini dibuktikan dengan partisipasinya dalam akselerator web3 terkemuka seperti Alliance DAO dan Berkeley Blockchain Xcelerator.
Menurut data dari Coinmarketcap pada Senin, 24 Februari 2025, MANTA Coin mengalami penurunan nilai sebesar 6,70% dalam 24 jam terakhir. Meskipun demikian, proyek ini tetap menarik perhatian investor dan pengembang.
Manta Pacific, salah satu komponen utama dari Manta Network, memanfaatkan teknologi ZK untuk menyediakan platform yang lebih cepat dan privat bagi aplikasi blockchain. Sementara itu, Manta Atlantic diklaim sebagai layer-1 tercepat di Polkadot yang juga menggunakan teknologi ZK.
Saat ini, MANTA Coin diperdagangkan pada level Rp 6.122, dengan volume perdagangan 24 jam terakhir mencapai Rp 476,8 miliar. Kapitalisasi pasarnya tercatat sekitar Rp 2,31 triliun, dan menduduki peringkat 305 di Coinmarketcap.
Keberhasilan Manta Network dalam mengumpulkan dana investasi dari berbagai web3 investment funds terkemuka, termasuk Binance Labs dan Polychain Capital, semakin memperkuat posisinya sebagai pemain kunci dalam ruang blockchain. Disclaimer: Investasi kripto memiliki risiko tinggi. Lakukan riset mendalam sebelum berinvestasi.
- ➝ Guncang Dunia Teknik Sipil: Kisah Jenius Indonesia di Balik Fondasi Cakar Ayam yang Menggegerkan Belanda
- ➝ Dilema Tata Ruang Ibu Kota: Menguak Wacana Menteng Jadi Area Pemakaman Warga Jakarta
- ➝ Rahasia di Balik Rendang Rabundo: Menjaga Autentisitas Minang Hingga Menembus Pasar Global Lewat Pemberdayaan BRI