Perusahaan Penambang Bitcoin Trump Siap Melantai di Nasdaq
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
Table of Contents
Asher Genoot, CEO dari perusahaan penambangan Bitcoin terkemuka, American Bitcoin, mengungkapkan bahwa mereka telah memilih untuk melakukan investasi dalam bentuk Bitcoin, bukan uang tunai. Keputusan ini diambil dengan tujuan untuk memperkuat posisi mereka dalam industri penambangan Bitcoin yang sedang berkembang pesat di Amerika Serikat. Langkah ini sejalan dengan kebijakan pro-kripto yang diadopsi oleh pemerintahan saat ini, yang memberikan angin segar bagi para pelaku industri kripto.
American Bitcoin, yang diluncurkan pada bulan Maret lalu, diakui memiliki dua investor terkenal di dalamnya, yaitu Erick Trump dan Donald Trump Jr. Keduanya memegang 19% dari total saham perusahaan ini. Dalam upayanya untuk menjadi salah satu pelopor dalam penambangan Bitcoin, American Bitcoin juga telah mengumumkan rencana untuk mencatatkan sahamnya di Nasdaq pada bulan September 2025 mendatang.
Menurut laporan yang telah diajukan ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS, American Bitcoin tidak hanya aktif dalam penambangan Bitcoin, tetapi juga telah menguatkan neraca keuangannya melalui akumulasi Bitcoin. Hingga kini, perusahaan ini sudah berhasil mengumpulkan sekitar 215 Bitcoin. Peningkatan yang signifikan juga terlihat dalam harga saham perusahaan yang berbasis di Miami ini, yang mencatatkan kenaikan hingga 29% dari harga awal USD 21,10 pada Januari tahun ini.
Apa yang menarik, baru-baru ini Tyler dan Cameron Winklevoss, pendiri bursa kripto Gemini dan miliarder Bitcoin, juga dilaporkan telah melakukan investasi di American Bitcoin. Keberadaan para investor ternama ini mencerminkan kepercayaan yang tinggi terhadap potensi perusahaan dalam industri penambangan Bitcoin. Namun, penting untuk diingat bahwa keputusan investasi selalu melibatkan risiko, dan Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas segala keuntungan atau kerugian yang mungkin timbul dari keputusan investasi tersebut.
Sebagai tambahan, dalam sebuah laporan yang diterbitkan oleh analis dari JPMorgan, bulan Juli 2024 tercatat sebagai bulan yang sangat menguntungkan bagi para penambang Bitcoin. Rata-rata pendapatan harian para penambang mencapai USD 57.400 per EH/s, yaitu sebuah ukuran kekuatan komputasi dalam jaringan Bitcoin. Angka ini menunjukkan betapa menguntungkannya aktivitas penambangan selama periode tersebut.
Dari informasi yang dihimpun, merger antara American Bitcoin dan Gryphon Digital Mining hampir mencapai tahap akhir. Dengan pencatatan saham yang direncanakan, American Bitcoin akan menggunakan kode saham ABTC. Sementara itu, harga saham Hut 8 juga menunjukkan perkembangan positif dengan kenaikan 0,6% menjadi USD 26,51 pada hari Kamis yang lalu, menurut data yang tersedia di Yahoo Finance.
Perkembangan ini menunjukkan dinamika yang menarik di sektor penambangan Bitcoin, di mana banyak perusahaan berlomba-lomba untuk meningkatkan kapasitas dan menjadikan diri mereka sebagai pemimpin di pasar yang sangat kompetitif ini. Dengan dukungan dari investor-investor besar dan strategi investasi yang tepat, masa depan American Bitcoin bisa dibilang cukup cerah, terutama dengan semakin tingginya minat terhadap aset digital ini di masyarakat luas.
✦ Tanya AI